Friday, September 29, 2006 

Keutamaaan Ramadhan

Bismillah.. Semoga kita masih tetap semangat menjalankan aktivitas shaum dan rangkaian ibadah sampai dengan hari ke-6 Ramadhan ini. Untuk lebih menyemangati diri, berikut ane cantumin beberapa keutamaan bulan Ramadhan beserta dengan hadistnya. Semoga bermanfaat.
Keutamaan-keutamaan Ramadhan yang terkandung dalam Al-Qur'an dan hadist adalah sebagai berikut :

1.Meraih predikat orang bertaqwa ( ghoyah tertinggi).

Allah telah memberikan jaminan predikat ( sertifikasi ) kepada orang yang menjalankan puasanya dengan kesungguhan diri dalam pelaksanaanya .Sebagaimana yang Allah berfirman : "Wahai orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa." (QS 2 : 183)

2.Bulan penuh berkah bagi umat islam.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang dinanti-nantikan karena didalamnya Allah memberikan banyak keberkahan bagi yang menyambut seraya mengisinya dengan aktivitas ibadah. Sebagaimana halnya tercantum dalam Hadist Riwayat At-Thabrani:" Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, penghulu segala bulan. Selamat datanglah kepadanya. Bulan puasa datang dengan berbagai berkah. Alangkah mulianya tamu yang datang itu”.

3.Kesempatan untuk beramal dengan dibukanya pintu surga dan ditutupnya pintu neraka serta di belenggunya syaitan.

"Sesungguhnya telah datang padamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi, Allah
memerintahkan berpuasa di dalamnya. Pada bulan itu, dibukakan segala pintu surga, dikunci segala pintu neraka dan dibelenggu syetan-syetan. Di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari 1000 bulan. Barangsiapa yang tidak diberikan kebajikan malam itu ,berarti telah diharamkan baginya segala rupa kebajikan." (HR. An Nasai dan Al Baihaqi)

4. Bulan yang dipilih Allah untuk " Lailatul Qadar "

"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur'an) pada malam kemuliaan.Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu ? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar." (QS Al Qadr [97]:1-5)

5. Ganjaran diberikan oleh Allah tanpa perantara.

Dari Abu Hurairah RA berkata : Rosulullah bersabda : Allah berfirman, "Setiap amal anak Adam adalah baginya kecuali puasa, sesungguhnya puasa itu adalah milikku dan aku yang akan membalasnya. Dan puasa itu merupakan penyelamat dari api neraka. Apabila salah seorang diantara kalian berpuasa maka janganlah berkata keji dan melakukan hiruk pikuk (mengganggu dengan suaranya). Apabila ada seseorang yang menghina kamu atau berkeinginan membunuh mu katakanlah kepadanya, "saya sedang puasa". Demi jiwa Muhammad yang ada ditangan-Nya.

6. Penyelamat dari Api neraka.

Man faridha biduhuli romadhona haromallohu jasadahu alanniron. "Barang siapa yang bergembira dengan datangnya bulan ramadhan maka ALLAH mengharamkan jasadnya atas api neraka". (Riwayat Baihaqy)

7. Bau mulut orang yang berpuasa lebih wangi disisi Allah daripada wangi kesturi ( Misk ).

“Dan yang jiwanya di dalam kekuasaannya, bau mulut yang sedang shaum itu lebih wangi di sisi Allah SWT dibanding kesturi ( Misk ), ia meninggalkan makan, minum serta syahwatnya karena Aku, maka shaum adalah untuk-Ku.” (HR Bukhari).

8.Mendapatkan dua kebahagiaan yaitu apabila berbuka puasa maka ia berbahagia dengan iftornya, dan bila ia bertemu dengan Rabbnya maka dia bahagia dengan puasanya.

Rasulullah saw. bersabda: Ada dua kebahagiaan yang diperuntukkan bagi orang yang berpuasa; kebahagiaan ketika berbuka puasa dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Tuhannya. (HR. Bukhari dan Muslim).

9.Dilipat gandakan minimal 10 X lipat sampai 700 X lipat bahkan lebih dari itu kalau Allah menghendaki.

Didalam riwayat Bukhari, "..meninggalkan makanannya, minumnya dan syahwatnya karena Aku. Puasa adalah milik-Ku dan Aku yang akan membalasnya. Dan setiap kebaikan dibalas dengan 10 pahala yang serupa". Sedangkan diriwayat Muslim, Setiap amalan anak Adam dilipat gandakan : setiap kebaikan dibalas 10 X lipat sampai 700 X lipat."

10.Mengantarkan Assoimun kesurga dengan memasuki pintu khusus yang bernama " Ar Royan ".

Rosulullah bersabda, " Sesungguhnya di surga terdapat pintu yang bernama Ar-Royyan yang pada hari kiamat akan dimasuki oleh kelompok orang-orang yang melakukan puasa tanpa menyertai kelompok lainnya..." ( HR Bukhori dan Muslim ).

11.Akan dijauhkan wajahnya dari neraka sejauh 70 khorif (khorif sekitar perjalanan 70 tahun) / sekitar 4900 tahun perjalanan.

Rosulullah bersabda, " Barang siapa yang berpuasa satu hari dijalan Allah (karena Allah) maka Allah akan menjauhkan wajahnya dari neraka sejauh 70 Khorif."

12. Akan diampuni segala dosanya yang lampau.

Rosulullah bersabda, "Barang siapa yang berpuasa dengan penuh keimanan dan semata-mata karena Allah serta mengharapkan pahala-Nya maka akan diampunkan segala dosanya yang lampau." ( HR Bukhori dan Muslim).

Semoga beberapa penjabaran mengenai keutamaan Ramadhan ini membuat kita lebih semangat lagi tuk merengkuh Ramadhan nan Agung dengan memaksimalkan aktivitas ibadah kita, agar setelah lepas darinya kita ada secerca cahaya perubahan menuju Predikat "La'al lakum tattaqun ".Amin

*baca lanjutanna!

Monday, September 25, 2006 

Hikmah Ramadhan " Bogor-Jakarta "

Alhamdulillah.. sampai juga diri ini pada Syahrul Mubarok ( Ramadhan ) tahun ini, ungkapan syukur terhatur pada-Mu, Ilahi Rabbi atas kesempatan yang diberikan pada diri ini, terucap do'a dalam hati :"semoga Aktivitas Ibadah Ramadhan kali ini lebih maksimal dan lebih baik dari sebelumnya"..amin

1 Ramadhan ini ane lewati dengan serangkaian kegiatan yang Alhamdulillah selain menambah Ilmu pengetahuan juga memberikan motivator diri untuk mengisi Ramadhan tahun ini dengan maksimal dan lebih maksimal.Pagi diawal Ramadhan ini, ane menghadiri acara " KIBAR " ( Kajian Bulan Ramadhan ) dimasjid Al-Hidayah RW 09 Cawang.Acara yang dipelopori oleh RAMA ( Remaja Masjid Al-Hidayah ),dan berkolaborasi dengan Karang Taruna Unit RW 09, Kali ini mengambil tema " Hikmah Puasa dari Aspek Syariah dan Kesehatan " Dengan menghadirkan 2 pembicara yaitu : Ust.H.Iwan Kurniawan S.Ag. yang menjelaskan secara gamblang mengenai hikmah puasa dalam pembentukan metalitas ruhaniyah seorang muslim.Pembicara yang kedua adalah Dr. Ken Lestariyani, seorang Dokter Muslimah yang lebih akrab dipanggil Dr.Kenya ini, berkenan menjelaskan hikmah puasa bagi kesehatan melalui slide Power point dr makalah yang telah disusunnya.


Wah ternyata banyak sekali hikmah puasa bila ditinjau dari segi kesehatan, dan Alhamdulillah ane berkesempatan mendapatkan softcopy dari makalah yang dipersentasikan.Rasanya tak sia diri ini harus lelah mengendarai motor pagi-pagi dari bogor untuk menghadiri acara ini,ane berada dibogor untuk sahur pertama bareng ma abi dan ummi serta adik-adik disana.Amatlah rugi diri ini bila melewatkan kajian ini.Acara yang asyik ini akhirnya berakhir pada pukul 11.40 WIB, padahal kami masih ingin melontarkan pertanyaan kepada pembicara..

Ba'da Dzuhur berjama'ah ane kumpul dengan RAMAners untuk membicarakan agenda Ramadhan yang akan dilaksanakan selanjutnya.Selesai dari sana ane ke rumah Pak Salmin untuk mengikuti kajian Rutin mingguan bersama dengan rekan untuk saling memberikan motivasi tuk trus beribadah kepada Ilahi Rabbi. Ba'da Ashar kajian ini selesai, waktu sudh pukul 16.20 WIB ane harus secepatnye take off lagi ke Bogor( duh kayak pesawat aje,, maksudnye ngendarain motor :P ) karena ane udh janji ma Ummi tuk buka puasa bersama disana. Dan Alhamdulillah situasi jalan bersahabat alias tidak macet akhirnya ane bisa sampai disana pas azan Maghrib,padahal biasanya jalanan macet dan memerlukan waktu Sekitar 2 jam-an untuk sampai dibogor, tapi Alhamdulillah kemrn ane hanya butuh waktu 1,5 jam saja. Betapa nikmatnya buka puasa bareng dengan keluarga.

Ba'da Tarawih di masjid ane langsung melanjutkan tadarus qur'an sampe beberapa halaman, beratnya mata dan lelahnya diri ini membawa badan tuk berbaring dan lelap dalam alam mimpi.

Syukur terpanjat atas aktivitas yang telah terlaksana di awal Ramadhan ini, terbesit harap semoga Allah meridhoi amin...

- Catatan Awal Ramadhan -

*baca lanjutanna!

Thursday, September 21, 2006 

Marhaban Ya Ramadhan..

-Insya Allah 3 hari kedepan kita khan bertemu dengan Ramadhan-
Rasullullah pada saat mengetahui bahwa esok hari akan masuk tanggal 1 Ramadhan
biasanya beliau selalu melakukan "Sujud Syukur", didalam sujud itu beliau mengatakan:

" Puji syukur kusampaikan kepada-Mu ya Allah, Karena Engkau masih memberiku umur panjang dan kesempatan untuk melaksanakan puasa pada tahun ini."

^ Dalam Renungan ^

11 bulan
banyak kata sudah diucapkan dan dilontarkan tak semua menyejukkan,

11 bulan
banyak perilaku yang sudah dibuat dan diciptakan tak semua menyenangkan,

11 bulan
banyak keluhan, kebencian, kebohongan menjadi bagian dari diri,

saatnya istirahat dalam "perjalanan dunia"
saatnya membersihkan jiwa yang berjelaga,
saatnya menikmati indahnya kemurahanNya
saatnya memahami makna pensucian diri

Semoga kali ini Allah mempertemukan kita
dengan Lailatul Qadar dan kita semua menjadi pilihanNya
untuk dikabulkan do'a - do'a dan kembali menjadi fitrah Amien,

Adin mengucapkan..
"Selamat Menunaikan Ibadah Puasa"
- Semoga Aktivitas ibadah Ramadhan tahun ini lebih baik dari sebelumnya -

*baca lanjutanna!

 

Khutbah Nabi Muhammad S.A.W Menyambut Ramadhan

"Sungguh telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang penuh keberkatan. Allah telah mewajibkan kepadamu puasa-Nya. Didalam bulan Ramadhan dibuka segala pintu syurga dan dikunci segala pintu neraka dan dibelenggu seluruh syaithan. Padanya ada suatu malam yang terlebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa tidak diberikan kepadanya kebaikan malam
itu, maka sesungguhnya dia telah dijauhkan dari kebajikan."

"Telah datang kepadamu bulan Ramadhan penghulu segala bulan, maka "Selamat datanglah" kepadanya."

Wahai manusia, sesungguhnya kamu akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkatan, bulan yang Allah telah menjadikan puasanya suatu kewajiban, dan qiam dimalam harinya suatu tatawwu' ( sunnah ).

Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan didalamnya samalah dia dengan orang yang menunaikan sesuatu fardhu didalam bulan yang lainnya. Barangsiapa menunaikan sesuatu fardhu dalam bulan Ramadhan samalah dia dengan orang yang mengerjakan tujuh puluh fardhu dibulan lainnya. Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu pahalanya adalah surga. Ramadhan itu adalah bulan memberikan pertulungan dan bulan Allah memberikan rezeki kepada mukmin didalamnya.


Barangsiapa memberikan makanan berbuka kepada orang yang berpuasa, yang demikian itu adalah pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dirinya dari neraka. Orang yang memberikan makanan itu memperoleh pahala seperti yang diperoleh orang yang berpuasa. Allah memberikan pahala itu kepada orang yang memberikan walaupun sebutir korma, atau seteguk air, atau sehirup susu. Dialah bulan yang permulaannya Rahmah, pertengahannya ampunan, dan akhirnya kemerdekaan dari neraka. Barangsiapa yang meringankan beban seseorang (yang membantunya) niscaya Allah mengampuni dosanya. Oleh itu banyakkanlah yang empat perkara dibulan Ramadhan.

Dua perkara untuk mendatangkan keredhaan Tuhanmu dan dua perkara lagi kamu sangat menghajatinya. Dua perkara yang pertama ialah mengakui dengan sesungguhnya tiada tuhan melainkan Allah dan mohon ampun kepada-Nya.

Dua perkara yang kamu sangat memerlukannya ialah mohon surga dan perlindungan dari neraka. Barangsiapa memberi minum orang yang berpuasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolamku dengan suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk kedalam surga."(H.R.Ibnu Khuzaimah)

*baca lanjutanna!

Wednesday, September 20, 2006 

Jadikanlah aku." Pencinta Al-Qur'an "

Siang ini ane kembali mendapatkan tambahan ilmu serta motivator dan spirit untuk selalu beribadah kepada-Nya.Di masjid Darussalam ba'da sholat zuhur berjama'ah dilanjutkan dengan kajian rutin Rabu siang,kali ini yang menjadi narasumber adalah ust. Mahmud dari daerah Sukatani Bekasi, kali ini beliau berkenan membawakan tema " Keutamaan Membaca Alqur'an ".Sebuah tema yang penting untuk dijabarkan untuk lebih menambah giroh kita akan Al-Qur'an.

Begitu piawainya ustad yang terbilang masih muda memaparkan materinya kepada para jama'ah yang khusu' mendengarkannya.beliau menjelaskan bahwa Menyibukkan diri dengan membaca al-Qur'an al-Karim termasuk ibadah yang paling utama dan merupakan salah satu sarana yang paling utama untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, mengharap ridha-Nya, memperoleh keutamaan dan pahala-Nya. Terkhusus menjelang bulan suci Ramadhan ini begitu eratnya hubungan antara Qur'an dan Ramadhan, dimana Allah telah menurunkan Al-Qur'an dibulan suci Ramadhan.

"Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil)." Q.S Al-Baqarah :185


Maka tak heran bila Bulan suci Ramadhan dinamakan juga dengan Syahrul Qur'an ( Bulan Qur'an ).dimana pada bulan ini qur'an seolah kembali berkumandang di seluruh penjuru negeri dan melebihi aktivitas membaca qu'an dibulan yang lain.aktivitas qur'ani seolah kembali hidup ditiap-tiap masjid dan musholla melalui tadarusan bersama, bahkan banyak yang membaca 1 juz dalam tarawih tiap malamnya. subhanallah semua berlomba untuk mendapatkan rahmatnya

"Dan apabila dibacakan al-Qur'an, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat." (Qs. al-A’râf [7]: 204).

Kembali ustadz menyitir beberapa hadist yang menceritakan tentang keutamaan membaca al-Qur'an, serta tentang segala kebaikan yang sangat banyak kandungannya, dimana rasulullah Saw bersada:

"Bacalah al-Qur'an karena sesungguhnya al-Qur'an itu nanti pada hari kiamat akan datang untuk memberi syafa'at kepada orang yang membacanya."( HR. Muslim, dari Abu Umamah ra ).

"Orang yang membaca al-Qur'an dan ia mahir maka nanti akan bersama-sama dengan para malaikat yang mulia lagi taat. Sedang orang yang membaca al-Qur'an dan ia merasa susah di dalam membacanya tetapi ia selalu berusaha maka ia mendapat dua pahala."HR. Bukhari dan Muslim, dari Aisyah ra.

Subhanallah saat dibacakan hadist ini pikir ini kembali merenungi usaha apa yang telah ane lakukan sehingga pantas untuk masuk kedalam golongan yang dibangkitkan bersama makhluk Allah yang mulia itu..?? do'a terlantun azzam tuk tetap berusaha dan berusaha.

Betapa besarnya pahala yang Allah berikan apabila kita membaca Al-Qur'an, seperti halnya dikatakan dalam hadist:

"Barangsiapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah (al-Qur'an) maka ia mendapat satu kebaikan. Sedangkan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatkan, 'Alif lâm mîm' satu huruf tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf".(HR. at-Tirmidzi, dari Ibnu Mas'ud)

Itu hanya dilihat dari membacanya saja, terlebih apabila kita dapat mengamalkannya dalam sehari-hari subhanallah... amatlah beruntung diri kita apabila membaca Al-qur'an telah menjadi kebutuhan pokok kita sehari-hari.

Dalam hal membaca al-Qur'an, Rasulullah Saw telah mencontohkan kepada kita untuk membaca dengan tartil, dan tidak terburu-buru, dalam rangka melaksanakan firman Allah SWT:

"Dan bacalah al-Qur'an itu dengan perlahan-lahan (tartil)." (Qs. al-Muzzammil [73]: 4).

Termasuk apabila kita dapat berkumpul dalam suatu majlis dimasjid-masjid, dimusholla - musholla untuk mempelajari dan membaca Al-Qur'anul Karim begitu besar fadilahnya, seperti halnya hadist nabi berikut :

"Tidaklah berkumpul suatu kaum di salah satu rumah Allah seraya membaca kitab Allah dan mempelajarinya di antara mereka, kecuali turunlah ketenangan atas mereka, serta mereka diliputi rahmat, dikerumuni para malaikat dan disebut-sebut oleh Allah kepada para malaikat di hadapan-Nya." [HR. Muslim].

"Apabila suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah (masjid) sambil membaca al-Qur'an dan saling bertadarus bersama-sama, niscaya akan turun ketenangan atas mereka, rahmat Allah akan meliputi mereka, para malaikat akan melindungi mereka dan Allah menyebut mereka kepada makhluk-makhluk yang ada di sisi-Nya." ( Bagian dari hadits yang diriwayatkan oleh Muslim no. 2699 dalam kitab Dzikir dan Do'a, bab Fadhlul Ijtima 'Ala Tilawatil Qur'an wa 'Aladz Dzikir dari hadits Abu Hurairah ra).

Dalam penjelasan beberapa hadist diatas jelas sekali dikatakan betapa besarnya Rahmat dan Pahala Allah atas hambanya yang cinta pada Al-Qur'an. kembali tanyakan dalam diri kita apakah kita tidak Ingin masuk kedalam golongan pencinta Al-Qur'an ??. Terakhir ustadz mahmud mengajak bagi yang belum mulai membaca dan mempelajari Al-qur'an mari jadikan Ramadhan kali ini untuk start awal kita untuk menjalankannya..jadikan Ramadhan ini sebagai syahrul Qur'an bagi kehidupan kita InsyaAllah.

Alhamdulillah sungguh siang ini ane mendapatkan siraman ruhiyah yang amat berharga.. Wallahu'Alam bishawab

- Cikarang, disela aktivitas -

*baca lanjutanna!

Tuesday, September 19, 2006 

Terpatri hati ini untuk-Mu...

Sore ini Ba'da Ashar berjama'ah di masjid Darussalam, ketua KM (Keluarga Muslim) PSN Pak Kun atau lebih akrab dipanggil oleh kami " Gus Kun " mengisi ta'lim ashar dengan membacakan salah satu hadist dari Riyadhus Sholihin jilid 1 karangan Imam Nawawi, yang diambil dari hadist Riwayat Muslim mengenai " menyerahkan diri hanya pada Allah ". dimana hadist tersebut berbunyi seperti ini :

"Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda :Allah Azza Wajalla berfirman, “Aku tergantung pada prasangka hambaKu dan Aku selalu bersamanya tatkala ia mengingatKu. Jika hambaKu mengingatKu dalam hatinya, maka Aku akan mengingatnya dalam diriKu. Dan, jika ia menyebutKu dihadapan orang banyak, maka Aku akan menyebutnya di hadapan orang banyak yg lebih baik dari mereka. Jika dia mendekat padaKu sejengkal, maka Aku mendekat padanya sehasta. Jika ia mendekat padaKu sehasta maka aku akan mendekat padanya satu depa. Jika dia padaKu dengan berjalan, maka Aku akan datang padanya dengan berlari". (H.R. Muslim)


Disela khusyu'nya kami mendengarkan Gus Kun membacakan hadist tersebut,tak hentinya hati ini memuji Ilahi..Subhanallah betapa sayangnya Allah kepada makhluk ciptaannya yang senantiasa beribadah dan mendekatkan diri kepada-Nya, Dia ( Allah ) akan selalu memberi dan melakukan lebih dari apa yang kita lakukan dan kita berikan kepada-Nya. Sungguh tiada lagi nikmat dan anugrah yang terindah dan terbesar dalam diri ini selain mendapatkan Rahmat dan Keridhoan dari-Nya.

Seperti hal di kehidupan didunia ini apabila kita mendapat hadiah atau bahkan jaminan dari penguasa di negara kita ( red: Presiden ) sudah tentu kita akan sangat senang sekali karena mendapat suatu kehormatan darinya, Bagaimana kalo yang memberikan hadiah atau Jaminan berupa Keridhoan itu berasal dr sang maha Penguasa dr para penguasa dinegeri ini yaitu Allah S.W.T ?? MasyaAllah..tiada lagi kesenangan dan kenikmatan melebihi itu semua...
maka tak heran Allah berfirman berkali - kali dalam surah Ar -Rahman :" Fabiayyi ‘ala irobbikuma tukadziban"... Nikmat tuhanmu yang mana lagi, yang engkau dustakan???..

Tergetar hati ini dalam renungan, seraya berdo'a : " Ya Allah tetapkanlah hati ini tuk trus mendekatkan diri hanya kepada-Mu, seraya memohon keridhoan-Mu, Ya.. Rabbul Idzaati.." amin

-Adin- 19 September 2006

*baca lanjutanna!

Friday, September 08, 2006 

"Tamu" yang dirindukan...

Sholat Jum'at di Masjid Darusalam siang ini yang bertindak sebagai khotib adalah Ust. Arsil MA, beliau berasal dari Yayasan Al-hidayah Bekasi. Beliau membawakan materi khutbah mengenai " Jadikan Ramadhan sebagai awal perubahan ".Dalam khutbah yang dibawakan sekitar 40 menit ini, beliau banyak memaparkan mengenai dilema- dilema yang dihadapi oleh manusia ketika akan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.. Beliau menyebutkan ada 2 Golongan yang berbeda ketika menyambut bulan suci Ramadhan ini. Yaitu :
  • Golongan yang Gembira dengan kedatangannya dan merasa sedih bila ditinggalkannya

    Manusia yang termasuk dalam golongan sangat merindukan datangnya Ramadhan , mereka akan menyambutnya dengan suka cita datangnya tamu ini, karena mereka tahu besarnya Limpahan Rahmat dan keberkahan Allah dibulan ini, sehingga mereka saling berpacu untuk dalam mengisinya dengan serangkaian ibadah, mempererat Ukhuwah, selalu bermuhasabah dengan semata-mata hanya mengharapkan Rahmat dan keridhoan Allah akan dirinya,serta membawa perubahan kearah yang lebih baik dalam keimanan dan ketaqwaannya.Ketika Ramadhan khan meninggalkan mereka, mereka khan merasa kehilangan dan bersedih karena harus berpisah dengan bulan yang penuh Rahmat itu, dengan senantiasa memohon agar diberi kesempatan tuk menjumpainya kembali di tahun yang khan datang."Dan ketahui golongan inilah yang dijanjikan Allah dalam Q.S. Albaqarah 183 : " La'allakum tat taqun " .
  • Golongan yang Tersiksa / menderita dengan kedatangannya, dan riang gembira dengan kepergiannya

    Golongan inilah yang telah tertutup pintu Rahmah Allah kepadanya, karena bulan Ramadhan bagi mereka hanya merupakan bulan siksaan dan paksaan, karena mereka tidak bisa seenaknya makan atau minum , tidak bisa mengumbar hawa nafsunya dan lain sebagiannya. Sehingga Tak jarang dari mereka menyengajakan diri tuk tetap mengumbar hawa nafsunya dibulan ini, meskipun masih ada sedikit dari golongan ini yang dengan sangat terpaksa mengikuti kewajiban dibulan ini tapi karena ada motivasi lain, bukan semata-mata karena Illahi Rabbi.Ketika Ramadhan hendak meninggalkannya, mereka bersuka cita merayakannya seolah semua siksaan dan Penderitaan telah terbebas darinya Nauzubillah Minzalik....diri ini merasa merinding mendengarnya..

Dalam Asyiknya diri mendengarkan khutbah, tak terasa air mata ini menetes dan terlantun berdo'a dalam hati : " Ya Allah Masukkanlah diri ini kedalam golongan yang amat merindukan kedatangan Ramadhan dan hati ini terpatri tuk selalu mengharap Ridho-Mu, dan Jauhkanlah hamba ini dari termasuk Golongan orang yang membenci Ramadhan,sesungguhnya hamba orang yang merugi apabila termasuk didalamnya".

Terlantun do'a diiringi linangan air mata: " Allahumma Balighna Ramadhan .. Allahumma Balighna Ramadhan... Allahumma Balighna Ramadhan ...". seraya berazam dalam diri tuk mengisi bulan Ramadhan nanti lebih baik dari tahun lalu..amin

- Cikarang 8 September 2006 -

*baca lanjutanna!

Thursday, September 07, 2006 

Pengujian..yang dinanti...

Sore ini Insya Allah kita khan menginjak tanggal 15 Sya'ban 1427 H, yang tak terasa waktu mengalir begitu deras, dan Insya Allah setengah bulan lagi bulan Sya'ban yang mulia khan meninggalkan kita ,dan selanjutnya kita khan bertemu dengan bulan yang dirindukan oleh seluruh kaum muslimin didunia. Bulan yang apabila kedatangannya dinanti dan kepergiannya diiringi dengan berat hati dan linangan air mata bagi sebagian orang, bulan yang mampu merubah milio masyarakat menjadi bernuansa islami, maka tak heran bila banyak sekali kata-kata lain yang mewakili bulan ini seperti : bulan Qur'an, bulan Tarawih, bulan Muhasabah, Bulan Pahala Bulan Ujian, Bulan Pesantren dan masih banyak yang lainnya, yang tiap kata tadi menunjukkan betapa mulianya dan penuh keberkahannya bulan ini.

Sesuai dengan julukannya sebagai bulan Ujian. kembali bertanya dalam hati ini:" sudah siapkah diri ini untuk diuji..? siapkah diri menyambut kedatangannya..?, apa bekal diri yang sudah terpatri untuk mengisinya..?. Selaksa pertanyaan yang masing - masing diri mempunyai jawaban yang sudah pasti berbeda.


Kembali pikir kita terbawa pada saat masa sekolah dulu, disaat kita akan menempuh ujian,baik itu Testing/EBTA/EBTANAS.Atau mungkin seperti istilah sekarang UAS/UAN, pasti jauh-jauh hari dari kita sudah sibuk untuk mempersiapkan diri untuk menghadapi pelaksanaan ujian tersebut. Berbagai persiapan kita lakukan,mulai dari financial sampai dengan olah materi melalui belajar yang giat dengan satu harapan yaitu meraih yang terbaik dalam pelaksanaanya nanti.Bagi yang serius mempersiapkan diri tentunya dia kan memdapatkan hasil yang lebih memuaskan dibanding yang tidak serius mempersiapkannya.

Sama halnya dengan bulan Ramadhan ini, Allah telah menjadikan bulan ini sebagai pelatihan sekaligus pengujian dari 11 bulan kegiatan yang telah kita lakukan.dibulan ini kita diuji akan bekal apa yang telah kita persiapkan untuk menyambut Ramadhan ..? mampukah diri ini menjalankan semua ujian yang telah diberlakukan Allah.Ujian itu bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tapi kita diuji untuk melatih diri menahan hawa nafsu duniawi, yang sesungguhnya nabi telah bersabda bahwa "perang terbesar adalah melawan hawa nafsu".Dan Allah SWT telah merancang konsepnya dengan rapi mulai dari saat kita terbangun dari tidur sampai kita tertidur kembali malam harinya.Selama 1 bulan ini kita diuji menahan hawanafsu diri.dan hanya ada 2 hasil yaitu " gagal dan lulus ". yang mana begitu besar pahala dan keberkahan yang diberikan Allah bagi yang sungguh dan lulus dalam ujian ini.

Kembali kita tanya diri ini sudah siapkah kita ?? semoga renungan ini menjadi motivator kita mempersiapkan diri untuk menghadapinya.. amin." ALLAHUMMA BARIKLANA FI SYA'BAN, WA BALIGNA RAMADHAN".Selaksa do'a kembali terhatur pada Ilahi memohon keberkahan serta diberi kesempatannya diri ini bertemu dengan "tamu agung" itu.

MARHABAN YA RAMADHAN...

- Muhasabah diri -

*baca lanjutanna!

Monday, September 04, 2006 

Sambel Kentang Ummi...

Alhamdulillah Liburan kali ini ( red: 2-3 September ) ane bisa mudik ke kampung halaman di Bogor.Ya setelah hampir 3 bulanan ini ngk sempet" mudik meskipun jaraknya relatif dekat tapi kesibukan dan kegiatan selalu berbenturan, akhirnya kali ini bisa sempetin mudik juga, daripada ntar disebut "bang Toyib" yg ngk pulang - pulang :)). Disamping udh kangen berat ama keluarga disana trutama ma Ummi ( Panggilan ane tuk Ibu ) n adik - adik ane yang lucu.. kebetulan juga dapet undangan Pernikahan (diundang mulu, ngundangnye kapan yach..:P ) temen disana.

Perjalanan jum'at sore dengan motor kesayangan yang melelahkan selama 2 Jam dari Jakarta - Bogor terasa tak berarti, ketika tiba disana bertemu dengan abi dan Ummi serta melihat wajah si bontot ( red: adik ) yang tersenyum. seraya hati ini bersyukur pada Illahi :" Alhamdulillah Ya Allah keluargaku dalam sehat Wal'afiat,dan ane bisa bertemu disela kesibukan yang selama ini mendera..".


Seperti biasa kalo tau ane mo mudik, ummi selalu siapin masakan ummi yang menjadi kesukaan ane alias Sambel kentang/ kentang disambelin ( duh promosi banget ngk sih..ba'da sholat Isya ane digiring ke meja makan oleh ummi yang disana telah disiapkan berbagai masakan selain sambel kentang ada juga: tongkol goreng sambel, sayur asem, sambel goreng, apalagi yach ?? pokoknya serba sambel dech, yang selama dijakarta ane amat rindu masakan ini.

Nyam..nyam..nyam ane makan dengan lahap sekali tapi dimulain do'a dulu lhoh. memang bener apabila sesuatu diberikan dengan rasa kasih sayang maka akan terasa nikmat sekali diterimanya.Apalagi itu bila itu dateng dari seorang ibu yang telah mencurahkan kasih sayang melalui masakannya kepada anaknya..duh pokoknya makanan manapun kalah dech enaknya...:). sampe - sampe ane nambah makannya ( bukannye kelaperan lhoh, abis enak n jarang makan begini..)

Ya selama liburan disana ane manfaatin buat bercengkrama dengan keluarga baik abi, Ummi dan adik-adik dengan senda gurau dan canda riang.. selain juga bersilaturahim dengan sanak kerabat yang berada disana ya ternyata mereka semua banyak nanya ane kemana aja baru mudik..( duh jadi malu nich.. bagus ngk dikutuk jadi udang :p).

Sampe akhirnya tiba saatnya ane harus balik lagi ke Jakarta n kembali ke aktivitas again euy..padahal masih pengen nich nyobain masakan ummi lagi tapi ya lagi-lagi ane harus rela karena harus secepatnya ke Jakarta coz ada agenda kegiatan yang harus di hadiri..

Setelah berpamitan alias sungkem ke Abi dan Ummi dengan suasana gelap malam dan sayup" ayat suci al-qur'an yang berkumandang di masjid. Minggu pagi ba'da Subuh ane balik lagi. Kayak lagunya koes Plus " ke jakarta aku balik lagi......"

Cikarang, 4 September 2006

*baca lanjutanna!

 

Bahaya Minum berdiri

Dapet ini dari milis yang merupakan sharring ilmu dr seorang teman yang telah mengikuti kajian kesehatan akupuntur yang diadakan salah satu ahli akupuntur.Bahwa terdapat makna dan pembuktian dalam dunia kesehatan/medis mengapa Rasulullah melarang umatnya untuk minum dalam keadaan berdiri.Melalui penelitian medis dapat diketahui bahwa minum secara berdiri itu amat berbahaya bagi kesehatan bahkan bisa menimbulkan penyakit seperti crystal Ginjal.dahulu ane pernah mendengar dari guru ngaji kalo minum berdiri itu sumber penyakit.Subhannallah begitu Indah dan mendetailnya ajaran Islam yang dibawa Rasulullah untuk kemaslahatan umatnya.

Ini dibuktikan dari segi kesehatan. Air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringer.Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada 'pos-pos' penyaringan yang berada di ginjal. Nah.Jika kita minum berdiri. Air yang kita minum tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih.


Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan disaluran ureter. Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter. Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal. Salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Susah kencing itu penyebabnya.

Cara antisipasinya adalah
1. Berdoa atau bacalah Bismillah sebelum minum
2. biasakan minum duduk.
3. banyak minum air putih.

Sekarang, apakah kita masih mau minum berdiri?

Dikutip dari : Milis RAMA


*baca lanjutanna!

 

" Karyawan " yang manakah kita ??

Pengklasifikasian karyawan dan pejabat kantor ini diekati dengan istilah hukum yang digunakan dalam agama Islam. Pendekatan ini samasekali bukan untuk mencampuradukkan atau merendahkan nilai istilah hukum tersebut, melainkan hanya sekedar guna mempermudah pemahaman kita karenamakna dari istilah hukum tersebut sangat sederhana dan akrab bagi kita. Mudah-mudahan bisa jadi cara yang praktis untuk mengukur dan menilai diri sendiri.(Ide dasar ini diambil dari pendapat Emha Ainun Najib)

1. Karyawan / Pejabat "Wajib"

Tipe karyawan atau pejabat wajib ini memiliki ciri : keberadaannya sangat disukai, dibutuhkan, harus ada sehingga ketiadaannya sangat dirasakan kehilangan.
  • Dia sangat disukai karena pribadinya sangat mengesankan, wajahnya yang selalu bersih, cerah dengan senyum tulus yang dapat membahagiaan siapapun yang berjumpa dengannya.
  • Tutur katanya yang sopan tak pernah melukai siapapun yang mendengarnya, bahkan pembicaraannya sangat bijak, menjadi penyejuk bagi hati yang gersang, penuntun bagi yang tersesat, perintahnya tak dirasakan sebagai suruhan, orang merasa terhormat dan bahagia untuk memenuhi harapannya tanpa rasa tertekan.
  • Akhlaknya sangat mulia, membuat setiap orang meraskan bahagia dan senang dengankehadirannya, dia sangat menghargai hak-hak dan pendapat orang lain, setiap orang akan merasa aman dan nyaman serta mendapat manfaat dengan keberadaannya

2. Karyawan / Pejabat "Sunnah"

Ciri - ciri dari karyawan/pejabat tipe ini adalah : kehadiran dan keberadaannya memang menyenangkan, tapi ketiadaannya tidak terasa kehilangan Kelompok ini hampir mirip dengan sebagian yang telah diuraikan, berprestasi, etos kerjanya baik, pribadinya menyenangkan hanya saja ketika tiada, lingkungannya tidak merasa kehilangan, kenangannya tidak begitu mendalam.
Andai saja kelompok kedua ini lebih berilmu dan bertekad mempersembahkan yang terbaik dari kehidupannya dengan tulus dan sungguh-sungguh, niscaya dia akan naik peringkatnya ke golongan yang lebih atas, yang lebih utama.

3. Karyawan / Pejabat "Mubah"

Ciri khas karyawan atau pejabat tipe ini adalah : ada dan tiadanya sama saja.
Sungguh menyedihkan memang menjadi manusia mubadzir seperti ini, kehadirannya tak membawa arti apapun baik manfaat maupun mudharat, dan kepergiannya pun tak terasa kehilangan.

Karyawan tipe ini adalah orang yang tidak mempunyai motivasi, asal-asalan saja, asal kerja, asal ada, tidak memikirkan kualitas, prestasi, kemajuan, perbaikan dan hal produktiflainnya. Sehingga kehidupannya pun tidak menarik, datar-datar saja.
Sungguh menyedihkan memang jika hidup yang sekali-kalinya ini tak bermakna. Harus segera dipelajarilatar belakang dan penyebabnya, andaikata bisa dimotivasi dengan kursus, pelatihan, rotasi kerja, mudah-mudahan bisa meningkat semangatnya.

4. Karyawan / Pejabat "Makruh"

Ciri dari karyawan dan pejabat kelompok ini adalah : adanya menimbulkan masalah tiadanya tidak menjadi masalah.Bila dia ada di kantor akan mengganggu kinerja dan suasana walaupun tidak sampai menimbulkan kerugian besar, setidaknya membuat suasana tidak nyaman dan kenyamanan kerjaserta kinerja yang baik dapat terwujud bila ia tidak ada.

Misalkan dari penampilan dan kebersihan badannya mengganggu, kalau bicara banyak kesia-siaan, kalau diberi tugas dan pekerjaan selain tidak tuntas, tidak memuaskan juga mengganggu kinerja karyawan lainnya.

5. Karyawan / Pejabat "Haram"

Ciri khas dari kelompok ini adalah : kehadirannya sangat merugikan dan ketiadaannya sangat diharapkan karena menguntungkan.Orang tipe ini adalah manusia termalang dan terhina karena sangat dirindukan "ketiadaannya". Tentu saja semua ini adalah karena buah perilakunya sendiri, tiada perbuatan yang tidak kembali kepada dirinya sendiri.

Akhlaknya sangat buruk bagai penyakit kronis yang bisa menjalar. Sering memfinah, mengadu domba, suka membual, tidak amanah, serakah, tamak, sangat tidak disiplin, pekerjaannya tidak pernah jelas ujungnya, bukan menyelesaikan pekerjaan malah sebaliknya menjadi pembuat masalah. Pendek kata di adalah "trouble maker".

Silahkan anda renungkan, kita termasuk kategori yang mana...?
Semoga semua ini menjadi bahan renungan agar hidup yang hanya sekali ini kita bisa merobah diri dan mempersembahkan yang terbaik dan yang bermanfaat bagi dunia dan akhirat nanti. Jadilah manusia yang "wajib ada". Semoga!

Dikutip dari : Tauziyah Aa Gym

*baca lanjutanna!

Renungan


>> Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk orng lain

>> Tiada mutiara seindah lantunan do'a pada Ilahi

>> Ketahuilah sesama muslim itu bersaudara

>> Senyumlah kepada saudaramu sebagai suatu ibadah ringan yang kamu lakukan

>> Allah SWT menyukai keindahan

>> Sampaikanlah suatu kebenaran walaupun itu terasa pahit bagi dirimu


Salam Kenal




  • Ane Unknown
  • From
*selengkapnya



^_^ Anda Pengunjung ke..

Sekapur sirih


    Nama :
    Email/Blog :
    Pesan :

Links




Member Of


Powered by Blogger
and Blogger Templates